Langsung ke konten utama

AFC U-19 Championship 2018: Hitung-hitungan Indonesia Lolos Grup


 
Indonesia mampu lolos ke babak delapan besar setelah mampu mengalahkan Uni Emirat Arab di laga terakhir grup A. Namun jika melihat klasemen yang ada terlihat Indonesia kalah unggul produktifitas gol dengan UEA.


Lalu, bagaimana sebenarnya hitung-hitungan poin yang di lakukan AFC sehingga Indonesia mampu lolos grup ?

Bagi yang belum paham bisa disimak baik-baik yaa.

Indonesia lolos jika menang berapapun dari UEA dan ternyata menang 1-0, dan meski Qatar menang berapapun dari China Taipei tetap saja Indonesia lolos karena menang lawan UEA.
Penjelasannya adalah dari hasil di atas maka poin tiga tim yaitu Indonesia, Qatar dan UEA adalah sama yaitu 6. Dengan seperti itu maka akan ada
  • head to head
  • hitung selisih goal 
  • Produktifitas goal
Tetapi dengan satu catatan menghilangkan hasil pertandingan yang didapat saat melawan juru kunci China Taipei karena dipastikan sudah tidak akan lolos grup. Sehingga akan menyisakan tiga tim yang saling mengalahkan yag dihitung yaitu Indonesia, Qatar dan UEA.
·         Head to head

o   QTR 1 – 2 UEA
o   IDN 5 – 6 QTR
o   IDN 1 – 0 UEA

Karena head to head saling mengalahkan maka hitung-hitungan selisih gol dikurangi hasil pertandingan dengan juru kunci China Taipei
·         Selisih gol

o   Indonesia memasukan 9 goal dan kebobolan 7 goal, hasil melawan China Taipei (3-1) dihilangkan, jadi Indonesia memasukan 6 goal dan kobolan 6 goal ( 6-6=0 ) selisih goal adalah 0.
o   Uni Emirat Arab memasukan 10 goal dan kebobolan 3 goal, hasil lawan China Taipei (8-1) dihilangkan, jadi Uni Emirat Arab hanya memasukan 2 goal dan kebobolan 2 goal (2-2=0) selisih goal adalah 0.
o   Qatar memasukan 11 goal dan kebobolan 7 goal, hasil lawan China Taipei (4-0) dihilangkan, jadi Qatar memasukan 7 goal dan kebobolan 7 goal (7-7=0) selisih goal adalah 0.

Karena hasil selisih goal sama semua yaitu 0 (nol) maka akan dihitung dari produktifitas goal.
·         Produktifitas goal

o   Qatar memasukan 7 goal          = posisi 1 (lolos juara grup)
o   Indonesia memasukan 6 goal    = posisi 2 (lolos runner up)
o   UEA memasukan 2 goal           = posisi 3 (tidak lolos)

Jadi seperti itu hitungan-hitungan untuk menentukan tim yang lolos dari grup A.



Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi PJOK Kelas 6 Persiapan ASAJ Tahun 2026

Halo anak-anak hebat siswa dan siswa SDN 1 Cepedak. Kalian sedang masuk dalam situs PJOK SDN 1 Cepedak. Materi ini di susun oleh Pak Isnan Shaffan Firdaus. Dalam situs ini kalian akan mempelajari materi PJOK untuk persiapan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun 2026. Kali ini Pak Guru akan memberikan rangkuman materi yang kemungkinan akan muncul dalam soal PJOK ASAJ besok. Jadi, Pak Guru harap kalian bisa membaca dengan seksama agar bisa memahami materi yang Pak Guru berikan. Semangat anak-anak! 1. Aktivitas Gerak Dominan Senam Lantai Pola gerak dominan adalah dasar-dasar gerakan yang mendasari semua keterampilan senam lantai. Gerakan-gerakan ini menjadi pondasi bagi siswa untuk melakukan aktivitas senam yang lebih kompleks secara aman dan terkontrol. Beberapa contoh gerak dominan meliputi bertumpu, keseimbangan, berpindah, mendarat, ayunan, tolakan, dan putaran. Senam lantai adalah gerakan senam yang dilakukan di atas matras. Gerakan-gerakan ini sangat mengandalkan keseimbangan, kekuata...

Thariq bin Ziyad hingga Walid Regragui, Panglima Maroko Penakluk Visigoth Hispania

Dalam kisah Legenda Istana 27 Gembok, Kerajaan Visigoth memiliki satu istana yang sangat indah di Toledo dan memiliki 27 gembok. Raja-raja sebelumnya selalu berpesan bahwa apapun yang terjadi, istana itu tidak boleh dimasuki oleh siapapun.  Saat Roderick naik tahta, ia sangat penasaran dengan isi istana itu. Pada suatu hari, ia membongkar semua gembok yang ada dan memasuki istana itu. Ternyata di dalam istana itu terdapat sebuah ruangan lagi yang dikunci. Setelah membongkar kunci ruangan itu, Roderick kembali memasuki ruangan yang lebih dalam lagi. Ternyata di dalam ruangan itu ada sebuah parkemen yang berisi lukisan orang-orang yang sedang menunggang kuda. Mereka memakai baju yang kasar, penuh debu, memakai serban di kepalanya, dan pedang mereka melengkung. Di sana juga terdapat sebuah tulisan, “Kapanpun ruang perlindungan ini dilangar dan mantra yang terdapat pada guci ini dilanggar, orang-orang yang terlukis pada guci ini akan menyerbu Andalusia, menggulingkan singgas...

Selepas Setahun

Tepat setahun aku berkelana dan memulai petualangan baru. Hidup yang lebih menantang dan perjalanan yang pasang surut tiada habisnya. Memulai sesuatu yang sebelumnya pernah aku rangkai. Menyusun sebuah asa tentang berbagai hal indah di masa depan. Setahun ini, aku menjadi seseorang yang sama namun dengan petualangan yang berbeda. Aku berkelana menjauh dari keluarga dan orang tua. Menjauh dari kenyamanan yang selalu aku dapatkan, dan menjauh dari perasaan dekat dan kemudahan tentang segala hal. Semua berawal dari sebuah mimpi di masa lampau, di kala semua anak kecil di dunia ini memimpikan kehidupan yang indah, aku pun sama. Aku mencita-cita hal yang tak jauh berbeda dengan anak kecil yang lain. Menjadi sosok yang bermanfaat dan memiliki pekerjaan yang sesuai dengan keinginan. Tak sedikit mimpiku kala itu. Aku panjatkan dalam setiap untaian doa. Bukan satu atau dua, lebih dari itu, mimpi-mimpi itu dengan seiring berjalannya waktu menjadi alur hidupku yang penuh dengan warna.  Tak se...