Persepakbolaan Indonesia tak pernah kehabisan talenta muda.
Terhitung dari era Evan Dimas Darmono, Egy Maulana Vikri, hingga saat ini Bagas
Kahfa dan Bagus Kahfi menghiasi persepakbolaan Indonesia.
Tak bisa dipungkiri, di Indonesia sendiri sepakbola sudah
menjadi olahraga nomor satu dan merupakan olahraga dengan kepopuleran paling
tinggi dibanding dengan olahraga lain. Hampir di setiap penjuru Indonesia dengan
mudah kita dapati masyarakat dari berbagai usia memainkan bola di tanah lapang.
Hal itu juga berdampak pada persepakbolaan Indonesia secara
umum. Hingga saat ini bakat-bakat muda terbaik Indonesia selalu mampu
mempersembahkan yang terbaik untuk Tim Nasional Indonesia di level
Internasional. Berbagai trophy dan penghargaan pun mereka peroleh dengan
semangat juang tinggi demi membela lambang Garuda di dada.
Dan kini perkenalkanlah telenta muda Indonesia berbakat dan
pemain masa depan Timnas Indonesia. Ialah Amirudin Bagas Kaffa Arrizqi dan
Amirudin Bagus Kahfi Alfikri, si kembar di Timnas Indonesia U-16. Bagas dan
Bagus sapaan akrabnya ,lahir di Magelang 16 Januari 2002 merupakan putra dari
pasangan Yuni Puji Istiono (Ayah) dan Dewi Kartikasari (Ibu).
Bagas dan Bagus jika dilihat sekilas nampak tak ada
berbedaan di antara mereka. Namun, jika menilik lebih dekat ada dua perbedaan
yang membedakan Bagas dan Bagus. Pertama postur tubuh Bagas sang kakak lebih
tinggi dari pada Bagus. Dan yang kedua jika dilihat dari bentuk wajah, Bagus
sang adik memiliki wajah yang bulat dibanding sang kakak yang memiliki wajah
yang lebih lonjong.
Bagas dan Bagus akan mudah kita bedakan jika sudah berada di
atas lapangan. Dengan nomor punggung dan nama yang menempel di jersey serta
posisi kedua kakak beradik ini akan lebih mudah untuk kita bedakan. Jika sang
kakak Bagas bermain di posisi bek kanan sedangkan Bagus bermain di posisi
penyerang.
Permainan kedua kakak beradik ini sangat ditungunggu-tunggu
oleh para penikmat sepakbola di seluruh tanah air. Saat ini mereka sedang
bejuang dalam turnamen Piala AFF U-16 2018 yang diselenggarakan di Jawa Timur,
Indonesia. Perjuangan Garuda Asia (julukan Timnas U-16) saat ini sudah memasuki
tahap final yang akan berhadapan dengan Timnas Thailand U-16 (11/08).
Setelah kemarin (09/08) Timnas Indonesia berhasil menaklukan
Timnas Malaysia dengan skor 1-0. Gol dicetak oleh Bagus Kahfi melalui sepakan
dari titik putih.
Bagas dan Bagus sendiri sudah berkontribusi banyak dengan masuknya
Timnas Indonesia ke final. Terlebih sang adik Bagus Kahfi yang berposisi
sebagai penyerang sejauh ini mampu mencetak 12 gol dari enam pertandingan yang
sudah dijalani bersama Timnas Indonesia.
Menarikya dari enam pertandingan yang sudah dilakoni Bagus
Kahfi, empat diantaranya selalu mencetak dua gol dan Ia mampu mencetak hat-trik
pada laga pamungkas penyisihan grup melawan Kamboja. Torehan ini menjadikan
Bagus Kahfi memecahkan rekor gol terbanyak dalam Piala AFF U-16 yang sebelumnya
di pegang oleh dua pemain asal Australia, Marc Moric dan John Robert.
![]() |
| Sumber foto : Goal.com |
Perjuangan Bagas dan Bagus di Timnas Indonesia U-16 tidak
sendirian. Selain Bagas dan Bagus yang mencuri banyak perhatian, pemain lain
seperti M. Supriadi, Sutan Zico, Rendy Juliansyah dan sang kapten David Maulana
pun layak untuk diperhatikan. Dan pemain lain di Timnas Indonesia U-16 asuhan Coach Fakhri
Husaini yang rata-rata memang memilki kemampuan yang luar biasa.
Perjalanan mereka masih panjang, di umur yang masih sangat
muda ini mereka mampu memberikan yang terbaik untuk bangsa dan Negara. Kita
tentu harus apresiasi perjuangan mereka yang sudah mereka lalui sejauh ini.
Kita belajar dari Bagas dan Bagus, di umur mereka yang saat ini
baru menginjak umur 16 tahun mereka mampu menujukan kemapuan luar biasa untuk
membela Timnas Garuda dan membuktikan pada dunia bahwa kita, sepakbola
Indonesia tidak perah mati dan akan selalu mengahadirkan sepakbola yang luar
biasa.

