Langsung ke konten utama

UEFA Champions League: Liverpool Juara Liga Champions 2018/2019



Liverpool memastikan diri sebagai juara Liga Champions musim 2018/2019 setelah mengalahkan Tottenham Hotapurs dengan skor 2-0. Kemenangan ini sekaligus menambah koleksi piala Liga Champions Liverpool untuk yang keenam kalinya di ajang ini.

ISFootbal – Partai final Liga Champions digelar di stadion Wanda Metropolitano markas dari tim Atletico Madrid. Final kali ini mempertemukan tim yang sama-sama berasal dari Liga Inggris yaitu Tottenham Hotspurs dan Liverpool.

Untuk Liverpool ini adalah kali kedua dalam dua tahun terakhir mampu mencapai babak final. Pada final sebelumnya musim 2017/2018 Liverpool takluk dari raksasa Spanyol Real Madrid yang kala itu berhasil mempertahankan trophy Liga Champions untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Khusus untuk Tottenham tahun ini adalah tahun yang sangat luar biasa. Mengawali awal musim ini dengan tidak belanja pemain satupun, ditambah pada awal musim hingga menjelang akhir musim harus melakukan pertandingan kandang tidak di stadion sendiri menjadikan tahun ini sangat special bagi skuat Mourichio Pochetino. Selain itu, keberhasilan menembus partai final Liga Champions adalah pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Tottenham Hotspurs.

Pertandingan berjalan meranik di menit-menit awal. Belum genap satu menit, Liverpool mendapatkan hadiah penalti. Bola hasil tendangan Sadio Mane tidak sengaja mengenai tangan aktif Moussa Sissoko yang berada di kotak penalty. Wasit yang berada didepan kejadian tersebut pun tak ragu menunjuk titik putih.

Mohammed Salah yang bertugas mengeksekusi pinalti dengan tenang mampu memasukan bola ke dalam gawang Hugo Lloris. Awal yang baik untuk Liverpool.

Setelah gol tersebut Tottenham berusaha menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola lebih banyak dilakukan dan sesekali melakukan tendangan jarak jauh atau melakukan umpan trough pass ke pemain penyerang. Namun hal itu belum mampu membuahkan gol.

Baca juga: Maknai Sepakbola

Ada kejadian menarik pada babak pertama. Dimana ada penonton wanita yang masuk kedalam lapangan dan membuat pertandingan sempat terhenti. Namun, penjaga keamanan pertandingan dengan sigap mengamankan wanita tersebut keluar ke lapangan dan pertandingan di lanjutkan.

Pada babak kedua Tottenham mencoba lebih agresif, dengan memanfaatkan kecepatan Heung Min Son beberapa kali mampu merepotkan pertahanan Liverpool.

Justru Liverpool mampu menambah gol melalui Origi di menit ke 87 yang tendangannya melucur deras ke pojok kiri gawang Lloris.

Skor ini bertahan hingga akhir pertandingan. Liverpool mampu menjadi juara Liga Champions untuk keenam kalinya dan mengukuhkan bahwa Liverpool menjadi tim terbanyak Inggris yang mampu menjadi juara dengan enam trophy.



Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi PJOK Kelas 6 Persiapan ASAJ Tahun 2026

Halo anak-anak hebat siswa dan siswa SDN 1 Cepedak. Kalian sedang masuk dalam situs PJOK SDN 1 Cepedak. Materi ini di susun oleh Pak Isnan Shaffan Firdaus. Dalam situs ini kalian akan mempelajari materi PJOK untuk persiapan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun 2026. Kali ini Pak Guru akan memberikan rangkuman materi yang kemungkinan akan muncul dalam soal PJOK ASAJ besok. Jadi, Pak Guru harap kalian bisa membaca dengan seksama agar bisa memahami materi yang Pak Guru berikan. Semangat anak-anak! 1. Aktivitas Gerak Dominan Senam Lantai Pola gerak dominan adalah dasar-dasar gerakan yang mendasari semua keterampilan senam lantai. Gerakan-gerakan ini menjadi pondasi bagi siswa untuk melakukan aktivitas senam yang lebih kompleks secara aman dan terkontrol. Beberapa contoh gerak dominan meliputi bertumpu, keseimbangan, berpindah, mendarat, ayunan, tolakan, dan putaran. Senam lantai adalah gerakan senam yang dilakukan di atas matras. Gerakan-gerakan ini sangat mengandalkan keseimbangan, kekuata...

Wallpaper Gratis Indonesian Football Culture 01

Kembali lagi dengan edisi wallpaper mobile phone untuk pecinta sepak bola. Edisi kali ini, ISFT mengusung tema Indonesia Football Culture, di mana seluruh wallpaper yang dibagikan terinspirasi dari tim sepak bola Indonesia. Tidak hanya tim besar yang berlaga di kasta tertinggi, namun juga ISFT menampilan wallpaper dari tim sepakbola kecil yang ada di penjuru Nusantara. Untuk edisi kali ini ada tim sepak bola kebanggaan Banjarnegara, yaitu Persibara Banjarnegara. Rencananya, pada setiap edisinya, ISFT Football Culture akan selalu menampilkan tim-tim non liga yang juga memiliki basis suporter yang loyal dan memiliki ciri khas tersendiri yang tentunya sangat menarik untuk dinikmati dan diimplementasikan melalui karya visual. Terdapat pula 5 tim kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang saat ini berlaga di Liga 1. Tim tersebut antara lain, Bali United, Borneo FC, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Kelima tim tersebut masing-masing tentu syarat akan buda...

Patrich Wanggai dan Perjuangan Semu Melawan Rasisme

  Pertandingan Piala Menpora antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta (22/03/2021) meninggalkan cerita pahit tentang rasisme. Yaitu Patrich Wanggai yang menjadi korban tindakan berbau rasis melalui media sosial. Rasisme tidak akan pernah berakhir selama manusia ada di muka bumi. Seperti itulah mungkin ungkapan yang paling pas untuk berbagai kasus dan kejadian rasisme belakangan ini. Terakhir ada nama Patrich Wanggai (32), pemain sepak bola kelahiran Nabire, Papua yang menjadi satu dari sekian korban tindakan rasis di Indonesia. Tindakan rasis atau membeda-bedakan satu golongan lebih baik dari golongan lain adalah sebuah larangan yang harus dipatuhi oleh setiap insan manusia. Demi kebaikan dan kenyamanan sesama makhluk hidup yang saling membutuhkan satu sama lain, tindakan rasis seharusnya tidak ada di muka bumi ini. Sayangnya, otak manusia tidak pernah puas dengan dirinya sendiri. Kekuatan yang tidak sama dan perbedaan menjadi jurang pemisah sehingga menjadi percikan lahir...