Langsung ke konten utama

AGENDA TIMNAS DAN WAJAH BARU DI SKUAT GARUDA 2019



ISFootball - Tahun baru, semangat baru. Ya, kalimat itulah yang seharusnya senantiasa di pegang teguh oleh setiap pencinta sepakbola dimanapun berada.

Sangat menarik ketika menantikan para pahlawan berperang di tanah lapang. Apalagi menunggu Tim Nasional bertanding memulai langkah baru untuk hasil yang terbaik. Tentunya selalu ditunggu-tunggu oleh setiap pecinta sepakbola.

Tak terkecuali untuk pecinta sepakbola Indonesia. Kapanpun dan dimanapun, supporter sepakbola paling fanatik ini selalu siap mendukung Indonesia demi kejayaan lambang Garuda.

Pada tahun 2019 ini, agenda yang dijalani timnas Indonesia tak sebanyak tahun lalu. Dimana pada hampir setiap dua bulan sekali terdapat turnamen yang diikuti Tim Nasional. baik dari level junior hingga level senior.


Tak terlalu mengesankan memang, jika melihat bagaimana kekuatan timnas kita yang dua kali hampir mampu melangkahkan kakinya di panggung Piala Dunia. Namun, takdir berkata belum saatnya untuk kita, Indonesia berada di sana. Mungkin di masa yang akan datang Tuhan akan menciptakan sekenario terbaiknya untuk Tim Nasional Indonesia.

Namun, ya sudahlah. Yang berlalu biarlah berlalu. Yang akan datang haruslah dipersiapkan lebih matang.

Berbeda dengan tahun lalu, dimana hampir semua level timnas mengikuti turnamen. Di tahun 2019 ini setidaknya hanya timnas U-22 dan U-23 yang akan disibukan dengan berbagai persiapan untuk Piala AFF U-22, kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games yang tahun ini akan diselenggarakan di Filipina.


Akan menjadi tahun yang sibuk tentunya untuk Coach Indra Sjafri, yang akan mempersiapkan segala hal demi meraih kesuksesan.

Tak hanya sampai disitu. Kehadiran sosok pelatih baru dalam Tim Nasional Indonesia yaitu Simon McMenemy juga mengahardirkan warna baru dalam timnas.

Pelatih yang pernah mengasuh Tim Nasional Filipina ini tak perlu diragukan lagi kemampuannya. Bersama dengan Filipina di tahun 2010 dirinya sukses menjadikan Filipina menembus babak semi final Piala AFF dan menjadi langkah awal berkembangnya sepakbola Filipina.

Selain itu, pelatih yang memiliki wajah rupawan ini mampu membawa skuat Bhayangkara FC menjuarai Liga 1 Indonesia 2017.

Dengan tidak adanya agenda turnamen resmi di tahun 2019, praktis di tahun ini menjadi awal yang tepat untuk membangun kekuatan baru dibawah asuhan Coach Simon McMenemy.

Simon McMenemy bisa memanfaatkan jadwal FIFA Match Day yang tersebar di bulan-bulan yang sudah terjadwal sesusai kalender FIFA. Dengan memanfaatkan FIFA Match Day tersebut Coach Simon McMenemy dapat mulai untuk membentuk kerangka baru skuat Tim Nasional Indonesia senior.

Berbagai persiapan tersebut dapat digunakan sebagai bentuk persiapan pada tahun-tahun mendatang timnas Indonesia siap menghadapi tantangan baru, seperti Piala AFF 2020, kualifikasi Piala Dunia dan kualifikasi Piala Asia.

Untuk itu, berikut agenda Timnas Indonesia di tahun 2019.

AGENDA TIM NASIONAL INDONESIA 2019

27 Januari 2019: Training Center dan persiapan uji coba Timnas U-22
17 Februari 2019: Piala AFF U-22 Kamboja
22- 26 Maret 2019: Kualifikasi Piala AFC U-23 2020
1-9 April 2019: Timnas Putri Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020
30 November 2019: SEA Games 2019 Filipina Timnas U-23

FIFA MATCH DAY (SENIOR)

18-26 MARET 2019
3-11 JUNI 2019
2-10  SEPTEMBER 2019
7-15 OKTOBER 2019
11-19 NOVEMBER 2019


Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Materi PJOK Kelas 6 Persiapan ASAJ Tahun 2026

Halo anak-anak hebat siswa dan siswa SDN 1 Cepedak. Kalian sedang masuk dalam situs PJOK SDN 1 Cepedak. Materi ini di susun oleh Pak Isnan Shaffan Firdaus. Dalam situs ini kalian akan mempelajari materi PJOK untuk persiapan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang tahun 2026. Kali ini Pak Guru akan memberikan rangkuman materi yang kemungkinan akan muncul dalam soal PJOK ASAJ besok. Jadi, Pak Guru harap kalian bisa membaca dengan seksama agar bisa memahami materi yang Pak Guru berikan. Semangat anak-anak! 1. Aktivitas Gerak Dominan Senam Lantai Pola gerak dominan adalah dasar-dasar gerakan yang mendasari semua keterampilan senam lantai. Gerakan-gerakan ini menjadi pondasi bagi siswa untuk melakukan aktivitas senam yang lebih kompleks secara aman dan terkontrol. Beberapa contoh gerak dominan meliputi bertumpu, keseimbangan, berpindah, mendarat, ayunan, tolakan, dan putaran. Senam lantai adalah gerakan senam yang dilakukan di atas matras. Gerakan-gerakan ini sangat mengandalkan keseimbangan, kekuata...

Wallpaper Gratis Indonesian Football Culture 01

Kembali lagi dengan edisi wallpaper mobile phone untuk pecinta sepak bola. Edisi kali ini, ISFT mengusung tema Indonesia Football Culture, di mana seluruh wallpaper yang dibagikan terinspirasi dari tim sepak bola Indonesia. Tidak hanya tim besar yang berlaga di kasta tertinggi, namun juga ISFT menampilan wallpaper dari tim sepakbola kecil yang ada di penjuru Nusantara. Untuk edisi kali ini ada tim sepak bola kebanggaan Banjarnegara, yaitu Persibara Banjarnegara. Rencananya, pada setiap edisinya, ISFT Football Culture akan selalu menampilkan tim-tim non liga yang juga memiliki basis suporter yang loyal dan memiliki ciri khas tersendiri yang tentunya sangat menarik untuk dinikmati dan diimplementasikan melalui karya visual. Terdapat pula 5 tim kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang saat ini berlaga di Liga 1. Tim tersebut antara lain, Bali United, Borneo FC, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Kelima tim tersebut masing-masing tentu syarat akan buda...

Patrich Wanggai dan Perjuangan Semu Melawan Rasisme

  Pertandingan Piala Menpora antara PSM Makassar melawan Persija Jakarta (22/03/2021) meninggalkan cerita pahit tentang rasisme. Yaitu Patrich Wanggai yang menjadi korban tindakan berbau rasis melalui media sosial. Rasisme tidak akan pernah berakhir selama manusia ada di muka bumi. Seperti itulah mungkin ungkapan yang paling pas untuk berbagai kasus dan kejadian rasisme belakangan ini. Terakhir ada nama Patrich Wanggai (32), pemain sepak bola kelahiran Nabire, Papua yang menjadi satu dari sekian korban tindakan rasis di Indonesia. Tindakan rasis atau membeda-bedakan satu golongan lebih baik dari golongan lain adalah sebuah larangan yang harus dipatuhi oleh setiap insan manusia. Demi kebaikan dan kenyamanan sesama makhluk hidup yang saling membutuhkan satu sama lain, tindakan rasis seharusnya tidak ada di muka bumi ini. Sayangnya, otak manusia tidak pernah puas dengan dirinya sendiri. Kekuatan yang tidak sama dan perbedaan menjadi jurang pemisah sehingga menjadi percikan lahir...