Skip to main content

Asian Para Games 2018 : Mengenal Pesta Olahraga Disabilitas



Kemeriahan Asian Para Games mulai terasa. Hingar-bingar lagu Song of Victory mulai terdengar dari bulan lalu ketika kemeriahan Asian Games 2018 mulai surut. Promosi di berbagai media mulai berhamburan untuk lebih menyemarakan perhelatan akbar pesta olahraga difabel se-Asia ini.

Sebagai tuan rumah tentu menjadi sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan. Indonesia sekali lagi menjadi pusat perhatian Asia setelah bulan lalu sukses menggelar Asian Games dengan sempurna.

APA ITU ASIAN PARA GAMES ?


Asian Para Games adalah acara multiolahraga internasional yang melibatkan atlet dengan berbagai disabilitas.

Asian Para Games 2018 yang di selenggarakan di Indonesia saat ini merupakan kali ketiga acara ini diadakan. Terhitung sejak pertama kali pada 2010 di Guangzhou, Tiongkok, dan pada 2014 di Incheon, Korea Selatan.

Pada tahun ini Asian Para Games akan berlangsung pada tanggal 6-13 Oktober 2018.

Cabang olahraga yang dipertandingkan sebagai berikut:
  • ·         Atletik (39 negara, 714 atlet)
  • ·         Bulu tangkis (18, 156)
  • ·         Panahan (21, 128)
  • ·         Boccia (14,83)
  • ·         Catur (10,90)
  • ·         Balap sepeda (11, 60)
  • ·         Goal ball (10, 89)
  • ·         Judo (16, 113)
  • ·         Lawn Ball (6, 54)
  • ·         Angkat berat (27, 166)
  • ·         Menembak (19, 109)
  • ·         Renang (26, 275)
  • ·         Boling (11, 134)
  • ·         Tenis Meja (25, 253)
  • ·         Basket kursi roda (12, 190)
  • ·         Anggar duduk (10, 77)
SEJARAH PARALYMPIC GAMES



Olahraga untuk penyandang difabel sudah ada lebih dari 100 tahun lalu. Salah satu contohnya adalah klub olahraga bagi penyandang tunarungu, didirikan di Berlin pada tahun 1888.

Seperti yang telah di bahas dalam paraympic.org dan tampang.com, ajang yang bertujuan mengubah sudut pandang masyarakat mengenai para difable mulai populer setelah Perang Dunia II.

Alasannya, karena usai Perang Dunia II klub-klub difable banyak menampung veteran dan anggota sipil yang banyak kehilangan anggota tubuh atau kemampuan panca inderanya yang diakibatkan oleh peperangan.

Kemudian, pada tahun 1944 atas permintaan pemerintahan Inggris, Dr. Ludwig Guttman membuat pusat cedera tulang belakang di Rumah Sakit Stoke Mendeville bahwa olahraga merupakan agenda rutin yang dilakukan di rumah sakit itu sebagai rehabilitasi untuk para penderita cedera tulang belakang.




Seiring berjalannya waktu, olahraga rehabilitasi tersebut berkembang dan mulai menjadi sebuah pertandingan. Tahun 1948, Stoke Mendeville Games menjadi kompetisi olahraga pertama untuk penyandang disabilitas, digelar tahun 1948 di London, masuk ke dalam bagian Olimpiade London.

Pada kompetisi tersebut, Guttman mempersiapkan 16 mantan veteran untuk ikut berkompetisi dalam cabang olahraga panahan. Setela itu, tiga tahun kemudian, para mantan veteran asal Belanda memutuskan untuk ikut bergabung dalam kompetisi tersebut.

Oleh sebab itu, International Stoke Mendeville Games yang sudah memiliki cakupan luas mulai didirikan. Kompetisi inilah yang menjadi awal dari Paralympic Games.

Nama Paralympic diambil dari dua kata dalam bahasa Yunani yaitu “para” yang artinya di samping dan “Olympic” yang artinya olimpiade.

Gabungan dari dua kata tersebut diambil untuk menggambarkan Paralympic sebagai kompetisi yang di gelar secara paralel dengan olimpiade. Diharapkan keduanya sama-sama ekis dan dapat saling melengkapi.

Di Roma, Italia menjadi tuan rumah partama Paralympic Games pada tahun 1960. Pada saat itu, Paralympic Games diikuti 400 atlet dari 23 negara. Akhirnya Paralympic Games diadakan empat tahun sekali.

Paralympic Games musim dingin pertama kali diadakan di Swedia tahun 1976, dan ajang itu pun disepakati untuk digelar setiap empat tahun sekali.

Semenjak Paralympic Games musim panas di Korea pada tahun 1988 dan Paralympic musim dingin di Prancis pada tahun 1992. Akhirnya disepakati, Paralympic Games di gelar di kota dan venue yang sama dengan Olimpiade atas dasar kesepakatan International Paralympic Commite (IPC) dan Olympic Committee (IOC).

SEJARAH ASIAN PARA GAMES


 


Awal dari penyelenggaraan Asian Para Games adalah FESPIC Games (Far East an South Pacific Games for the Disabled), sebuah multisporting event bagi atlet yang pertama kali digelar pada 1975 di Oita, Jepang.

Tujuan awal dari penyelenggaraan FESPIC Games adalah untuk meningkatkan kesejahteran penyandang disabilitas melalui partisipasi dalam ajang olahraga, memperdalam nilai pengertian dan persahabatan antar-penyandang disabilitas, dan mendukung rehabilitasi bagi penyandang disabilitas melalui aktivitas olahraga.

Indonesia pun pernah terpilih menjadi tua rumah FESPIC Games IV pada tahun 1986. kala itu, Kota Surakarta dipercaya menjadi kota penyelenggara.

Hingga penyelenggaraan FESPIC Games yang terakhir pada 2006 di Malaysia, FESPIC Games telah digelar sebanyak sembilan kali.

Seiring dengan penghapusan FESPIC Games dan FESPIC Committe pada 2006, Asian Paralympic Committe yang mengambil alih tanggung jawab sebagai wadah organisasi pun menyelenggarakan Asian Para Games pertama di Guangzhou, China pada tahun 2010.

Asian Para Games akhinya disepakati menjadi ajang multiolahraga empat tahunan yang satu paket dengan penyelenggaraan Asian Games di suatu negara/kota.


Referensi

Sasi, Rizkia & La Dossa Yulius. Sejarah Ajang Olahraga Asia untuk Difabel. Diperoleh 6 Oktober 2018, dari https://www.tagar.id/sejarah-ajang-olahraga-asia-untuk-difabel

Farkhan Darma, Avicena. Sejarah Penyelenggaraan Asian Para Games. Diperoleh 6 Oktober 2018, dari https://olahraga.kompas.com/read/2018/09/04/14410008/sejarah-penyelenggaraan-asian-para-games

 Foto

Google.com



Popular posts from this blog

Thariq bin Ziyad hingga Walid Regragui, Panglima Maroko Penakluk Visigoth Hispania

Dalam kisah Legenda Istana 27 Gembok, Kerajaan Visigoth memiliki satu istana yang sangat indah di Toledo dan memiliki 27 gembok. Raja-raja sebelumnya selalu berpesan bahwa apapun yang terjadi, istana itu tidak boleh dimasuki oleh siapapun.  Saat Roderick naik tahta, ia sangat penasaran dengan isi istana itu. Pada suatu hari, ia membongkar semua gembok yang ada dan memasuki istana itu. Ternyata di dalam istana itu terdapat sebuah ruangan lagi yang dikunci. Setelah membongkar kunci ruangan itu, Roderick kembali memasuki ruangan yang lebih dalam lagi. Ternyata di dalam ruangan itu ada sebuah parkemen yang berisi lukisan orang-orang yang sedang menunggang kuda. Mereka memakai baju yang kasar, penuh debu, memakai serban di kepalanya, dan pedang mereka melengkung. Di sana juga terdapat sebuah tulisan, “Kapanpun ruang perlindungan ini dilangar dan mantra yang terdapat pada guci ini dilanggar, orang-orang yang terlukis pada guci ini akan menyerbu Andalusia, menggulingkan singgas...

Selepas Setahun

Tepat setahun aku berkelana dan memulai petualangan baru. Hidup yang lebih menantang dan perjalanan yang pasang surut tiada habisnya. Memulai sesuatu yang sebelumnya pernah aku rangkai. Menyusun sebuah asa tentang berbagai hal indah di masa depan. Setahun ini, aku menjadi seseorang yang sama namun dengan petualangan yang berbeda. Aku berkelana menjauh dari keluarga dan orang tua. Menjauh dari kenyamanan yang selalu aku dapatkan, dan menjauh dari perasaan dekat dan kemudahan tentang segala hal. Semua berawal dari sebuah mimpi di masa lampau, di kala semua anak kecil di dunia ini memimpikan kehidupan yang indah, aku pun sama. Aku mencita-cita hal yang tak jauh berbeda dengan anak kecil yang lain. Menjadi sosok yang bermanfaat dan memiliki pekerjaan yang sesuai dengan keinginan. Tak sedikit mimpiku kala itu. Aku panjatkan dalam setiap untaian doa. Bukan satu atau dua, lebih dari itu, mimpi-mimpi itu dengan seiring berjalannya waktu menjadi alur hidupku yang penuh dengan warna.  Tak se...

Wallpaper Gratis Indonesian Football Culture 01

Kembali lagi dengan edisi wallpaper mobile phone untuk pecinta sepak bola. Edisi kali ini, ISFT mengusung tema Indonesia Football Culture, di mana seluruh wallpaper yang dibagikan terinspirasi dari tim sepak bola Indonesia. Tidak hanya tim besar yang berlaga di kasta tertinggi, namun juga ISFT menampilan wallpaper dari tim sepakbola kecil yang ada di penjuru Nusantara. Untuk edisi kali ini ada tim sepak bola kebanggaan Banjarnegara, yaitu Persibara Banjarnegara. Rencananya, pada setiap edisinya, ISFT Football Culture akan selalu menampilkan tim-tim non liga yang juga memiliki basis suporter yang loyal dan memiliki ciri khas tersendiri yang tentunya sangat menarik untuk dinikmati dan diimplementasikan melalui karya visual. Terdapat pula 5 tim kasta tertinggi sepak bola Indonesia yang saat ini berlaga di Liga 1. Tim tersebut antara lain, Bali United, Borneo FC, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Kelima tim tersebut masing-masing tentu syarat akan buda...