Timnas Indonesia U-16 mempu menjadi juara grup C di Piala
Asia 2018 setelah pada pertandingan terakhir mampu menahan imbang 0-0 India.
Dengan ini, Indonesia bisa memastikan diri untuk tampil pada pagelaran Piala
Dunia U-17 Peru, andai Senin esok mampu mengalahkan Australia U-16 di babak
delapan besar.
Piala Asia 2018 di gelar di Malaysia, bertempat di tiga
stadion yaitu UM Arena Stadium, Petaling Jaya Stadium dan Bukit Jalil Stadium.
Malaysia sendiri tergabung dalam grup A bersama dengan Jepang, Thailand dan
Tajikistan.
Dalam fase ini Malaysia yang bertindak sebagai tuan rumah
justru tak mampu lolos grup. Setelah pertandingan pertama mampu tampil
mengejutkan dengan mengalahkan Tajikistan dengan skor 6-2 justru pada dua
pertandingan terakhir tak mampu meraih poin satu pun, dimana pada laga kedua
kalah 2-4 melawan Thailand dan kalah melawan Jepang 2-0 pada pertandingan
terakhir.
Timnas Indonesia U-16 yang datang pada turnamen ini dengan
kepercayaan diri penuh setelah mampu menjadi juara Piala AFF U-16 2018, masuk
dalam grup C bersama dengan India, Iran dan Vietnam. Indonesia sempat tidak
diunggulkan untuk lolos dari grup C. Namun, perjuangan tanpa kenal lelah
ditunjukan Bagas-Bagus dkk hingga mampu menjadi juara grup C dan akan menantang
Australia di babak delapan besar.
Australia tentu bukan lawan yang harus kita anggap enteng,
namun tidak juga harus menjadi beban berat untuk skuat asuhan Fakhri Husaini.
Menarik untuk membahas kedua tim, maka dari itu mari kita simak Road to Quarter
Final dari Indonesia dan juga Autralia.
ROAD TO QUARTER FINALS AUSTRALIA
Pertandingan pertama
Korea Selatan 3-0 Australia
Pada pertandingan ini, Australia harus mengakui ketangguhan
Korea Selatan setelah kalah 0-3. Australia sebetulnya tidak bermain buruk pada
pertandingan ini. Namun, jika dilihat dari segala aspek memang Korea Selatan
jauh lebih unggul dibanding Autralia.
Korea Selatan mampu menjukan kelebihannya, yaitu memiliki
pemain-pemain cepat yang mampu menembus lini pertahanan Australia secara
individu. Jika dilihat dari golnya pun. Semuanya berawal dari pergerakan lincah
pemain lini depan Korea yang mampu dimanfaatkan untuk mencetak gol.
Pertandingan kedua
Australia 2-1 Irak
Pada pertandingan kedua Australia mampu mengalahkan Irak
dengan skor 2-1. Namun, kemenangan ini bisa dibilang didapat Australia dengan
sedikit keberuntungan. Karena pada babak pertama salah satu pemain Irak yaitu
Ali. K nomor punggung 16 mendapat kartu kuning kedua sehingga harus keluar
lapangan. Alhasil Irak harus menyelesaikan pertandingan ini dengan sepuluh
pemain.
Australia baru mampu mencetak dua gol di babak kedua. Kedua
gol tersebut tercipta dari umpan kombinasi satu-dua sentuhan yang memanfaatkan
sektor sayap.
Namun, Irak yang bermain dengan sepuluh pemian justru mampu
memperkecil keunggulan melalui sepakan penalti di akhir pertandingan setelah
salah satu pemainnya dilanggar di kotak enam belas. Hasil akhir pun menjadi 2-1
untuk kemenangan Australia.
Pertandingan ketiga
Australia 4-0 Afganistan
Pada pertandingan ketiga Austrlia mengusung misi untuk
menang dengan skor besar untuk otomatis lolos kebabak selanjutnya, dan lawan
yang dihadapi adalah Afganistan, yang mana Afganistan adalah tim terburuk yang
belum mendapat satu poin pun di grup D hingga pertandingan kedua.
Pada pertandingan ini Afganistan harus menelan pil pahit
setelah hanya mampu menjadi lumbung gol disamping itu juga kiper mereka harus
keluar lebih awal karena melakukan dua kali kesalahan fatal yang mana harus
dibayar dengan menerima dua kali kartu kuning. Pertandingan pun di menangkan
oleh Australia dengan skor 4-0.
ROAD TO QUARTER FINALS INDONESIA
Pertandingan pertama
Iran 0-2 Indonesia
Pada pertandingan pertama Indonesia langsung berhadapan
dengan tim raksasa Asia yaitu Iran. Seperti kita kehaui bersama Iran merupakan
unggulan di turnamen ini yang mana pada edisi Piala Asia sebelumnya Iran selalu
mampu menujukan permainan terbaiknya.
Namun, dengan kepercayaan diri yang ada timnas Indonesi U-16
tak gentar untuk menantang jawara Asia tersebut. Kepercayaan tinggi tersebut
yang lansung dibuktikan di atas lapangan. Alhasil pertandingan belum genap lima
menit, Indonesia mampu mencetak gol lewat sontekan cantik Bagus Kahfi.
Gol pertama tercipta berawal dari pergerakan lincah M.
Supriadi di sisi kiri yang mampu memberikan umpan cutback yang langsung disambar dengan tenang oleh Bagus dan
mengantarkan Indonesia unggul 1-0.
Iran sesekali mampu merepotkan lini pertahanan Indonseia.
Banyak peluang yang di dapat Iran namun finishing
yang kurang baik belum mampu menciptakan gol.
Justru sebaliknya Indonesia terus menekan pertahanan Iran
hingga menit terkahir. Terbukti pada masa injury time indonesia mampu
menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Bagus Kaffa mencetak gol indah
dimana sebelum gol terjadi, ia melewati tiga pemain Iran sekaligus dengan
tenang.
Pertandingan kedua
Indonesia 1-1 Vietnam
Pada pertandingan ini Indonesia juga menghadapi lawan yang
tangguh dari sesama tim Asia Tenggara yaitu Vietnam.
Pertandingan ini berjalan begitu ketat, kedua tim sama-sama
melakukan serangan. Sehingga jual beli serangan pun terjadi.
Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam terlebih dahulu
setelah pada babak pertama Vietnam mampu mencetak gol indah melalui bola mati.
Indonesia tentu tak mengendurkan serangan. Terbukti di babak
kedua Sutan Zico mampu mencetak gol dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga
pertandingan usai.
Pertandingan ketiga
India 0-0 Indonesia
Pada pertandingan ketiga Indonesia melawan tim yang tak
kalah tanggung di Asia, yaitu India. Indonesia menargetkan minimal imbang pada
pertandingan ini untuk sekaligus lolos otomatis ke babak selanjutnya.
Sama halnya dengan India yang menargetakan minimal meraih
hasil imbang di pertandingan ini. Karena jika ada satu tim yang kalah di
pertandingan ini maka satu jatah untuk lolos ke babak delapan besar dipastikan
berada di tangan Iran yang menang 5 gol tanpa balas melawan Vietnam.
Indonesia dan India memulai pertandingan dengan hati-hati.
Namun sekali melakukan serangan kedua tim ini sama-sama langsung membahayakan
gawang lawan.
Namun hingga akhir peluit dibunyikan, baik Indonesia dan
juga India sama-sama tak mampu mencetak gol. Hasil ini pun membuat Indonesia
dan India lolos ke babak selanjutnya dengan poin sama yaitu lima hanya
Indonesia berada di atas India berbeda selisih gol.
baca juga : Akhir Manis Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2018 dan Perjalanan Panjang Menuju Piala Dunia U-17 Peru
PREDIKSI
Indonesia vs Australia
Mengutip sebuah peribahasa “Semakin tinggi sebuah pohon,
maka semakin kencang angin menerpanya” rupanya ini yang sedang di alami Timnas
Indonesia U-16 yang sedang berlaga di Piala Asia 2018.
Untuk melaju ke level yang lebih tinggi maka harus
mengalahkan tim yang levelnya di atas Indonesia supaya Indonesia setara atau
bahkan melebihi tim-tim yang ada di atasnya.
Indonesia harus mengalahkan Autralia jika ingin lolos ke
putaran final Piala Dunia U-17 di Peru. Tentunya bukan hal yang mudah
mengalahkan tim sekaliber Australia yang mana pada kenyataannya pun tim mereka
adalah langganan Piala Dunia.
Pada Piala AFF U-16 2017 yang di gelar di Thailand,
Indonesia pernah bertemu dengan Austrlia. Pada pertandingan tersebut Indonesia
harus mengakui keunggulan Australia dengan Skor 7-3.
Namun, jika berbicara statistik Coach Fakhri justru tak
mempercayainya, karena dalam sepakbola apapun bisa terjadi.
“Kami pernah bertemu di Thailand dan kalah 7-3. Namun, Bagus
Kahfi mencetak tiga gol di sana. Striker mereka masih sama. Mungkin kami harus
waspada terhadap dia dan juga pemain lain,”
“Namun, mungkin mereka saat ini sudah banyak berubah karena
di sepakbola itu tidak melulu berbicara statistik dan hitungan matematika. Kita
tak bisa berpatokan dengan itu. Statistik itu tidak ada di sepakbola, saya
tidak percaya hal itu. Ini sepakbola, apapun bisa terjadi,” ujar Coach Fakhri
yang dilansir dari situs resmi PSSI, Sabtu (29/9/2018).
Jika melihat dari permainan kedua tim, Indonesia memainkan
sepakbola menekan dan melakukan serangan dengan cepat. Sedangkan Australia
bermain lebih taktikal dimana Australia bermain dengan memainkan bola dari kaki
ke kaki dan sesekali melakukan serangan dengan umpan kombinasi.
Namun, Indonesia tak perlu berkecil hati. Jika dilihat di
atas lapangan. Australia memenagkan dua pertandingan terkahir dengan adanya
sedikit keberuntungan. Dimana pada pertandingan melawan Irak dan Afganistan,
kedua tim tersebut mendapat kartu merah yang tentnuya memberikan keuntungan
bagi Australia untuk memenangkan pertandingan.
Disisi lain, timnas Indonesia dapat menciptakan gol jika
mampu bermain rapih dan para pemain sayapnnya mampu menunjukan penampilan
terbaiknya.
Kita semua tentu harus berharap yang terbaik untuk
Indonesia, karena satu tiket Piala Dunia sudah ada di depan kita semua. Hanya
tinggal bagaimana pemain Indonesia mampu menampilkan permainan terbaikanya dan
mampu mengalahkan Australia.
Dan kita supporter Indonesia harus selalu menujukan
kedewasaanya. Apapun yang akan terjadi hari Senin esok, kita semua harus selalu
mendukung penuh Indonesia sehingga mampu berbicara di mata dunia.
SEMANGAT GARUDA ASIA !!
Foto : www.the-afc.com







